Ibnu Berbagi Motivasi, Tips Remaja, dan Organisasi Lewat Youtube

Diposting pada

Pernah engga kalian ngalamin resah atau bimbang saat menjalani hidup? Kesulitan mengontrol berbagai problema kehidupan. Dalam hati berucap “Hidupku kok gini-gini aja?” atau “hidupku arahnya kemana ya?! ” bahkan lebih parah seperti “kok gelap?!” (ternyata token listriknya habis) . Nah, kalau kalian ada di fase itu, kemungkinan psikologi kalian sedang ambyar karena motive hidup bekurang atau minimnya dukungan dan motivasi orang lain.

Menurut Harold Koontz dan kawan-kawan (1980:632) : dalam buku Management, mengutip pendapat Berelson dan steiner, mengemukakan bahwa motive atau motif adalah suatu keadaan dari dalam yang member kekuatan, yang menggiatkan, yang menggerakkan atau menyalurkan perilaku ke arah tujuan-tujuan.

Yaps, hampir sama dengan arti yang ada di Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Motif merupakan alasan sesorang melakukan sesuatu.

Setiap tindakan yang kita lakukan biasanya memiliki motif atau alasan yang kuat.Contoh sederhananya, seorang ingin menjadi penerjemah bahasa. Ia harus belajar bermacam-macam bahasa. Ia akan mulai membuat tindakan seperti membeli kamus, menonton film samapai mengikuti kursus. Motifnya? karena ia baru menguasai satu bahasa.

Walau sudah memiliki motif yang kuat, dalam proses meraih tujuan terkadang memang tidak mudah. Apalagi pemuda saat ini mudah terjebak badai rebahanisasi, magerisasi, sampai ambyarisasi.

Dibutuhkan sebuah pil yang membantu pemuda tersadar untuk lebih produktif dan kembali fokus terhadap tujuan hidupnya. Salah satu pil tersebut yaitu motivasi dari orang lain. Selain kekuatan yang bisa didapat dari dalam diri kita (motif), kita perlu kekuatan yang berasal dari luar yaitu Motivasi.

Singkatnya, motivasi bisa diartikan sebuah dorongan dari luar diri kita yang bisa membuat fokus kita kembali ke tujuan / target. Motivasi bisa berasal dari sahabat, pimpinan, mentor bahkan kata-kata dari tokoh masyarakat, tokoh agama maupun tokoh bangsa.

Ngomongin motivasi, di Purbalingga ada sebuah channel youtube yang mungkin bisa menjadi rujukan pemuda untuk mendapat motivasi hidup, tips remaja sampai keorganisasian. Channel tersebut bernama Ibnu Al Falaah. Channel tersebut dibangun oleh salah satu pemuda yang memberikan warna di organisasi kepemudaan di Purbalingga, yaitu Mas Mochammad Ibnu Falaah.

Channel Motivasi Ibnu Al Falaah

Sosok yang aktif di organisasi keagamaan itu menceritakan kisahnya masuk dunia per-youtube-an. Ia mengatakan channel youtubenya dibangun saat awal pandemi melanda Kota Perwira. “Sekitar awal Maret 2020, karena pandemi otomatis aktivitas luar ruangan dibatasi, banyak waktu luang. Akhirnya ada ide membuat channel ini, ” katanya.

Ia mengungkapkan dirinya kurang percaya diri berbicara didepan kamera saat itu. “Awalnya video saya hanya gambar yang ditambahkan tulisan dan di dubbing suara saya, soalnya juga belum terbiasa,” katanya.

Dari unggahan video pertamanya, Channelnya ternyata mendapat feedback yang cukup baik dari penonton. Ia mendapat lebih dari 60 subscriber dalam satu kali unggahan. “ Dari situlah saya mulai membuat video, lagi hingga akhirnya membentuk tim kecil, memperbaiki kualitas video hingga akhirnya mulai terbiasa bicara di depan kamera,” imbuhnya.

Dalam proses pencarian ide konten, ia mengambil dari referensi dari buku, membuka QnA dan berdasar pengalaman pribadinya. Ia menerangkan fokus channelnya berkaitan dengan motivasi, kehidupan remaja, dan organisasi. Ketiga hal itu sesuai dengan dasar ilmu pengetahuannya dan lingkungan sosialnya. “Kenapa motivasi, karena masuk juga dengan backround pendidikan saya. Ada juga konten dakwah yang sejalan dengan organisasi. Konten remaja terkait bagaimana tips menyikapi permasalahan remaja, juga pengelolaan organisasi,” katanya.

Channel Youtube Ibnu Al Falaah

Pemuda yang kini menjabat sekertaris KNPI Purbalingga itu bersyukur channelnya dapat berkembang dengan baik. Hampir satu tahun, Channel Youtube Ibnu Al Falaah sudah mendapat 1700an Subsriber.

“Bersyukur ketemu orang-orang baik di Purbalingga. Sekitar Mei 2020, saya diundang masuk grup Komunitas Youtube Purbalingga, saat itu oleh Mas Aam Riyanto. Di grup itulah saya bisa belajar dan sharing tentang bagaimana mengembangkan channel youtube, ” katanya.

Ibnu mengungkapkan ia ingin terus berbagi dalam ruang yang terbatas karena pandemi. Ia juga membuat komunitas seminar online bernama ruang inspirasi. Menurutnya, membuat konten youtube tidak semata-mata melihat keuntungan materi (adsense) tapi bisa memberikan manfaat bagi orang lain.

pemudapurbalingga.com – Penulis artikel : Dwi K. Alfi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *