Lewat Walaha, Dhimas Ingin Lahirkan Pengusaha Muda dari Desa

Diposting pada

Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Purbalingga, Dhimas Agung Ramadhan mengkonsepkan sebuah warung pelatihan atau inkubator untuk anak-anak muda desa mendapatkan keterampilan berbisnis sekaligus jiwa kepemimpinan.

“Namanya Walaha singkatan dari Warung Latihan Usaha,” kata Dhimas saat di wawancarai langsung oleh Tim Pemudapurbalingga.com, Selasa malam (16/06/2020).

Dhimas mengatakan Walaha muncul dari kegelisahannya tentang pengangguran di Indonesia. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengangguran meningkat dari 7 juta orang pada Agustus 2018 menjadi 7,05 juta orang dan lebih dari separuhnya adalah anak muda. Imbuhnya, menurut Perhimpunan Waralaba dan Lisensi Indonesia (WALI), Indonesia masih membutuhkan minimal sekitar 4 juta pengusaha baru.

“Jika Balai Latihan Kerja (BLK) mencetak pekerja muda, Walaha memiliki visi melahirkan pengusaha muda dan penggerak desa,” katanya.

Walaha dikemas lebih milenial, memberikan pengalaman baru bagi pemuda-pemudi desa untuk belajar usaha langsung di tempat usahanya.

Selain itu, Walaha akan menjadi titik temu para pihak dari pemerintah, swasta dan LSM untuk membangun SDM desa bersama-sama. Walaha berupaya mentransformasi budaya nongkrong konsumtif menjadi budaya gotong royong produktif.

“Konsep sudah kami visualisasikan, untuk detailnya mending ngobrol langsung, kami siap bekolaborasi dengan siapapun,” pungkas pemuda Lulusan Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Diponegoro itu.

Contact Person: Dhimas Agung Ramdhan / Whatsup : 081228429091( click )

Video Walaha :

( pemudapurbalingga.com / penulis artikel : Dwi K. Alfi )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *